Serunya Pembelajaran Online

Berita Sekolah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh…. demikian kalimat pembuka yang disampaikan oleh kepala madrasah pagi itu. ketika dibuka group WA info dinas ternyata sudah banyak ibu/bapak guru yang sudah siap dengan setting pembelajarannya masing-masing. ada yang mempersiapkan assigment melalui quiz, tes, dan sebagainya. sebagian yang lain sudah siap dengan guidance mengenai langkah-langkah aktifitas yang harus dilakukan para peserta didik.

Waktu menunjukkan pukul 07.00 wib. semua guru yang memiliki jadwal mengajar segera membuka cours dan memberitahukan kode akses kepada para peserta didik. dan mulai saat itu terjadi interaksi pembelajaran antar para guru dan para peserta didik pada kelasnya masing-masing. sementara ditempat terpisah kepala madrasah memantau laporan eviden para guru dan kegiatannya melalui link monitoring yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Pekan pertama pembelajaran online nampak adanya uforia, sebagian besar guru memberikan tugas agar para peserta didik mengerjakan soal-soal yang telah dibuat dalam guru, ada juga guru yang memberikan tugas merangkum, membuat soal, dan tugas-tugas yang lain. para peserta didik semangat memenuhi instrukri dari gurunya masing-masing, bahkan tidak sedikit peserta didik yang harus mengerjakan tugas hingga diluar batas waktu KBM yang ditentukan. Tak sedikit orang tua menyampaikan keluhannya, wali kelaspun cukup kerepotan memberikan jawabannya, namun semua justru menjadi bahan refleksi bersama untuk menjadi perbaikan pada KBM berikutnya. Semua memaklumi kondisi ini karena memang kejadian merebaknya visur covid-19 ini tidak disangka-sangka, sekolah tentu juga belum melakukan persiapan apa-apa.

Kali ini ibu-Bapak guru memang harus bekerja keras melakukan persiapan melalui setting course dalam aplikasi schoology sebagai basis layanan pembelajaran online, berkat monitoring yang dilakukan kepala madrasah ternyata diketahui terdapat seorang guru yang bersembunyi dari tinggung jawab untuk melakukan kegiatan pembelajaran online. Alhamdulillah ternyata setelah melalui pendekatan guru tersebut mengakui bahwa dirinya belum bisa melayani pembelajaran online karena selama ini enggan mengikuti pelatihan yang telah diadakan di madrasah. Berkat jasa tim IT madrasah guru tersebut akhirnya dibimbing khusus sehingga dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Apresiasi datang dari berbagai kalangan, dari pengurus komite dan kalangan orang tua memberi apresiasi meski kondisi peserta didik berada dirumah namun layanan pembelajaran terus berjalan. Dari pengawas madrasahpun memberikan apresiasi positif, ketika madrasah yang lain masih kebingungan bagaimana melayani pembelajaran jarak jauh tapi MTs Negeri 3 sudah langsung berjalan. Hal ini bisa terjadi karena MTs Negeri 3 Jakarta telah jauh-jauh hari memberikan bekal dan pelatihan kepada para guru untuk melakukan pembelajran online, deimikian pula para peserta didik telah diajari bagaimana teknis mengikuti pembelajran online.

Pembelajaran pekan ke-2 berjalan lebih baik, karena para guru telah melakukan setting pembelajaran sedemikian rupa, merekapun senantiasa merespon arahan kepala madrasah yang memberikan masukan agar pembelajaran tidak terlalu berorientasi pada ketuntasan kurikulum, apalagi pemerintah telah mengumumkan dihapuskannya UM dan UAMBN. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para guru dengan segenap inovasinya untuk membimbing para peserta didik berkreasi dan berkarya dalam rangka pengembangan potensi dan karakternya.

Miyuki kelas 9-8 ketika merespon pertanyaan gurunya Ms Rusiati mengenai pembelajran online ini mengatakan: “as long 3 weeks studying at home I have some opini, my opinion 1fh is very cool, I really like studying at home cuz it’s more relaxed but sometimes I don’t like if there are technical errors when working on tasks like or the teacher who has never expelained the material before. I hope that the teacher ASAP realizes that we also need an explanation to do the three things that we don’t understand but sometimes I think it 1fh makes my grades worse and learning is not conducive I guess but pretty sure I kind miss my friends dead ass but I think as time goes by I started to gorget about studying in school ahahaha…..”
Inilah testimoni peserta didik yang mengungkap perasaannya secara lugu, sekaligus menggambarkan harapannya atas kesulitan yang sedang dihadapi sebagai peserta didik. Dan Alhmadulillah para guru sangat rersponsif, mereka segera melakukan langkah-langkah kreatif sedemikian rupa sehingga pembelajaran online berjalan dengan menyenangkan meski dalam situasi yang harus waspada atas ancaman penyebaran virus covid-19.
Sebagian guru mengajar dengan video conference, sehingga tatap muka dapat berjalan demikian rupa dan sedikit mengobati rasa rindu karena sudah sekian saat mereka tidak berjumpa. bahagia rasanya menyaksikan wajah anak-anak yang terlihat sehat dan semangat.

Semoga keikhlasan para guru yang berkinerja secara WFH sembari menjaga diri dari marabahaya ini senantiasa mendapatkan perlindungan dan ridho Allah SWT. demikian pula seluruh peserta didik dan keluarga besar MTs Negeri 3 Jakarta semoga kiranya senantiasa mendapatkan rahmat dan ma’unah-Nya.

Amin….