Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai penyambutan kunjungan perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di MTsN 3 Jakarta pada Rabu (12/11/2025). Bertempat di ruang Multimedia, sebanyak 47 peserta dari kedua kantor Kemenag tersebut hadir dalam rangka mempererat silaturrahmi sekaligus melaksanakan kegiatan studi tiru.
Kunjungan ini diawali dengan penyambutan resmi dari keluarga besar MTsN 3 Jakarta, dilanjutkan dengan ramah tamah dan perkenalan antarinstansi. Kehadiran rombongan dari Sumatera Barat disambut dengan penuh antusias dan semangat berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan madrasah.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan, Yunus Hasyim, turut hadir dan memberikan sambutan hangat. “Ahlan Wasahlan Bikhudurikum, selamat datang di MTsN 3 Jakarta, MIN 4, dan MAN 4. Mudah-mudahan silaturrahmi kita membawa kebaikan dan keberkahan untuk kita semua,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 3 Jakarta yang telah menyiapkan tempat dan penyambutan dengan sangat baik.
Yunus Hasyim menegaskan bahwa madrasah di wilayah Jakarta Selatan merupakan salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi Provinsi DKI Jakarta. Hal ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar madrasah terus meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek, baik akademik maupun non-akademik.
Sementara itu, Kepala MTsN 3 Jakarta, Muhamad Zubad, dalam sambutannya menekankan bahwa kunjungan seperti ini merupakan momentum baik untuk menjalin kerja sama sekaligus bertukar pengalaman. “Kami merasa sangat terhormat menerima kunjungan dari Padang Pariaman dan Agam. Pertemuan ini bukan hanya sekadar silaturrahmi, tetapi juga wadah untuk saling belajar dan menguatkan komitmen dalam memajukan pendidikan madrasah,” ungkapnya.
Muhamad Zubad juga menambahkan bahwa MTsN 3 Jakarta siap berbagi berbagai praktik baik, mulai dari manajemen madrasah, penguatan budaya religius, hingga strategi peningkatan prestasi siswa. “Semoga apa yang kami bagikan dapat memberikan manfaat, dan kami pun terbuka untuk belajar dari pengalaman berharga yang dimiliki madrasah-madrasah di Sumatera Barat,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan studi tiru ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama. Suasana penuh keakraban yang terjalin menjadi bukti bahwa silaturrahmi antarinstansi pendidikan tidak hanya memperluas jaringan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan madrasah yang semakin unggul dan berdaya saing.



