Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) — Rabu (19/8/2026), guru MTsN 3 Jakarta bertolak ke Australia bersama sejumlah guru dari berbagai sekolah dalam rangka mengikuti Australia-Indonesia Bridge School Partnership Program. Mega Wulandari, guru Bahasa Inggris MTsN 3 Jakarta, terpilih menjadi perwakilan madrasah untuk mengikuti program kemitraan pendidikan yang mempertemukan sekolah Indonesia dengan Northshore Christian Grammar School, Alkimos, Perth, Australia.
Program BRIDGE Australia-Indonesia merupakan program unggulan yang bertujuan memperkuat pemahaman dan membangun persahabatan antara masyarakat Australia dan Indonesia melalui kemitraan antarsekolah. Selama 16 tahun, program BRIDGE telah menghubungkan komunitas sekolah di Indonesia dan Australia, sekaligus membuka ruang bagi para pengajar dan siswa untuk saling bertukar bahasa, budaya, pengetahuan, serta pengalaman pendidikan.
Keikutsertaan MTsN 3 Jakarta dalam program ini sekaligus menjadi bagian dari keberlanjutan hubungan kemitraan yang sebelumnya telah terjalin dengan sekolah di Australia pada 2012. Setelah lebih dari satu dekade, kerja sama tersebut kembali dilanjutkan melalui keikutsertaan Mega Wulandari dalam Australia-Indonesia Bridge School Partnership Program sebagai upaya memperkuat kembali jejaring pendidikan internasional yang telah dibangun madrasah.
Mega Wulandari menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi perwakilan MTsN 3 Jakarta dalam program tersebut. “Saya sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari program BRIDGE Australia-Indonesia. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar mengenai budaya, sistem pendidikan, dan praktik baik dari sekolah mitra di Australia, sekaligus memperkenalkan MTsN 3 Jakarta kepada mitra pendidikan internasional,” ujarnya.
Mega juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan seluruh civitas akademika MTsN 3 Jakarta. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk mengikuti program dengan sebaik-baiknya serta membawa manfaat bagi madrasah. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari seluruh civitas akademika MTsN 3 Jakarta. Semoga pengalaman dan pengetahuan yang saya peroleh selama mengikuti program ini dapat dibagikan kembali kepada rekan-rekan guru dan siswa serta memberikan dampak positif bagi pembelajaran di madrasah,” tuturnya.
Kepala MTsN 3 Jakarta, Muhamad Zubad, mengapresiasi terpilihnya Mega Wulandari sebagai perwakilan madrasah dalam program kemitraan internasional tersebut. Ia berharap kesempatan ini dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi guru sekaligus memperluas wawasan MTsN 3 Jakarta dalam membangun kolaborasi pendidikan global. “Kami tentu sangat mendukung keikutsertaan Ibu Mega dalam program BRIDGE Australia-Indonesia. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk belajar, berbagi, dan membangun jejaring dengan sekolah mitra di Australia. Kami berharap pengalaman tersebut dapat memberikan inspirasi dan praktik baik yang nantinya dapat dikembangkan di MTsN 3 Jakarta,” ungkapnya.
Keikutsertaan MTsN 3 Jakarta dalam Australia-Indonesia Bridge School Partnership Program menjadi langkah nyata madrasah dalam memperkuat kolaborasi pendidikan lintas negara. Melalui keberlanjutan kemitraan yang telah dirintis sejak 2012, MTsN 3 Jakarta terus membuka ruang bagi guru dan siswa untuk mengenal keberagaman budaya, memperluas wawasan global, serta menghadirkan pengalaman pembelajaran yang semakin berkualitas dan relevan dengan perkembangan dunia pendidikan.
