Bertabur Prestasi, Siswa MTsN 3 Jakarta Borong Medali di Jakarta Pencak Silat National Championship ke-18 Piala Kemenpora

Uncategorized

Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) — Membanggakan, empat siswa MTsN 3 Jakarta berhasil mengukir prestasi dalam ajang Jakarta Pencak Silat National Championship (JKTC18) ke-18 yang diselenggarakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur. Kejuaraan yang berlangsung pada 28–31 Agustus 2026 tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan diikuti oleh para pesilat remaja dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Zaid Aulia Luqman berhasil meraih Juara 1 Kelas 1 Pra Remaja Putra 54–57 Kg Kategori Prestasi. Prestasi serupa juga ditorehkan Damar Sarwahita Setya Viono yang sukses menduduki posisi pertama pada Kategori Tanding Pra Remaja Putra Kategori Pemassalan. Keberhasilan keduanya menjadi bukti bahwa siswa MTsN 3 Jakarta mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Tidak kalah membanggakan, dua pesilat muda lainnya turut menyumbangkan medali. Muhammad Hanif Mahardika berhasil meraih Juara 2 Kelas D Pra Remaja Putra 39–42 Kg Kategori Prestasi, sedangkan Arya Pradana Putra Santoso meraih Juara 2 Kategori Tangan Kosong Pra Remaja Putra Kategori Prestasi. Dengan raihan tersebut, kontingen MTsN 3 Jakarta berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak dari ajang JKTC18.

Zaid Aulia Luqman mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang konsisten, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak. “Saya sangat bersyukur bisa meraih juara pertama. Selama persiapan saya berusaha disiplin mengikuti latihan dan terus memperbaiki teknik. Tentunya saya juga berterima kasih kepada pelatih, guru, orang tua, dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan,” ujar Zaid.

Hal senada disampaikan Damar Sarwahita Setya Viono. Ia mengaku bangga dapat memberikan kontribusi prestasi bagi MTsN 3 Jakarta melalui kejuaraan tersebut. “Saya merasa senang dan bangga bisa menjadi juara. Pertandingan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Ke depan, saya ingin terus berlatih lebih giat, meningkatkan kemampuan, dan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tutur Damar.

Prestasi yang diraih keempat siswa tersebut tidak diperoleh secara instan. Di balik keberhasilan mereka terdapat proses latihan yang panjang, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta kesungguhan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Semangat para siswa dalam menekuni pencak silat juga menjadi bagian dari upaya MTsN 3 Jakarta dalam mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kepala MTsN 3 Jakarta, Muhamad Zubad, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang telah diraih para siswa. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan masing-masing. “Kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Zaid, Damar, Hanif, dan Arya atas prestasi yang telah diraih dalam JKTC18. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang patut diteladani. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama MTsN 3 Jakarta di berbagai ajang berikutnya,” ungkapnya.