Antusiasme Tinggi Warnai Lomba Robotik JMC 2026, Generasi Muda Adu Kecanggihan Teknologi

Uncategorized

Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) — Sabtu (26/9/2026), salah satu cabang lomba dalam ajang Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2026, yakni Lomba Robotik, resmi digelar di MAN 4 Jakarta Selatan. Kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai jenjang madrasah tersebut berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi. Sebanyak 216 peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) tampak memadati lingkungan MAN 4 Jakarta Selatan untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi di bidang teknologi robotik.

Lomba Robotik JMC 2026 menghadirkan sejumlah kategori yang disesuaikan dengan jenjang peserta. Pada jenjang MI, peserta berkompetisi dalam kategori Robo Soccer, sedangkan pada jenjang MA terdapat beberapa kategori, yakni Robo Soccer, Robo Challenge, Robo Creative, dan Robo Battle. Beragam kategori tersebut memberikan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan dalam merancang, mengendalikan, sekaligus menyusun strategi dalam mengoperasikan robot. Tingginya jumlah peserta juga menunjukkan bahwa minat generasi muda madrasah terhadap teknologi dan robotik semakin berkembang.

Penanggung jawab Lomba Robotik JMC 2026, Ahmad Heri Faturrohman, mengatakan bahwa peningkatan jumlah peserta pada tahun ini menjadi salah satu indikator tingginya ketertarikan siswa madrasah terhadap bidang robotik. Menurutnya, kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir, dan inovasi teknologi. “Kami berharap melalui lomba robotik ini, anak-anak madrasah dapat terus mengembangkan kreativitas dan inovasinya sehingga kelak dapat menjadi ilmuwan yang mampu menghasilkan berbagai inovasi untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat peserta untuk terus belajar dan mengeksplorasi perkembangan teknologi. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menguji kemampuan yang telah mereka pelajari sekaligus belajar menghadapi tantangan secara langsung. “Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, berani berkompetisi, dan terus mengasah kemampuan. Kami ingin dari madrasah lahir generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakan dan mengembangkan teknologi,” tambahnya.

Antusiasme juga dirasakan oleh peserta Lomba Robotik JMC 2026 dari MAN 23 Al-Azhar As-Syarif Jakarta, yakni Faiz dan Sabiq. Keduanya mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut karena robotik memberikan pengalaman untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan mengendalikan robot. “Kami senang mengikuti lomba robotik karena di sini kami bisa belajar kreativitas dan bagaimana mengontrol robot. Kami juga sudah beberapa kali mengikuti event robotik, sehingga lomba JMC ini menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan kami lagi,” ujar Faiz.

Dalam kategori Robo Battle yang mereka ikuti, Faiz dan Sabiq mengungkapkan bahwa strategi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi pertandingan. Keduanya menerapkan strategi menyerang dan bertahan dengan menyesuaikan kondisi selama pertandingan berlangsung. “Strategi utama kami adalah menyerang dan bertahan. Kami harus melihat situasi pertandingan, kapan waktunya menyerang dan kapan harus bertahan agar robot bisa tetap menguasai permainan,” tutur Sabiq.

Semarak Lomba Robotik JMC 2026 menjadi gambaran bahwa madrasah terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi di bidang sains dan teknologi. Melalui kompetisi tersebut, para peserta tidak hanya berlatih mengoperasikan robot, tetapi juga belajar tentang kreativitas, strategi, kerja sama, ketekunan, dan pemecahan masalah. Dengan antusiasme yang terus tumbuh, Lomba Robotik JMC 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda madrasah yang inovatif, adaptif, dan siap berkontribusi dalam perkembangan teknologi di masa mendatang.