Panggung Prestasi Madrasah Dibuka, MTsN 3 Jakarta Siap Berjuang di OMI 2026

Uncategorized

Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) Semangat berkompetisi dan meraih prestasi mewarnai pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan. MTsN 3 Jakarta turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut dengan menghadirkan guru pembimbing, unsur pimpinan bidang kesiswaan, serta dua siswa kontingen madrasah pada pembukaan OMI yang digelar di MAN 13 Jakarta, Senin (7/9/2026). Kehadiran kontingen MTsN 3 Jakarta menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kompetensi, dan semangat berprestasi.

Kontingen MTsN 3 Jakarta dalam kegiatan tersebut terdiri atas Muhamad Rijal selaku guru pembimbing, Ahmad Fahrizal selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, serta dua siswa peserta OMI. Ajang yang berlangsung pada 7–9 September 2026 ini diikuti oleh peserta didik dari seluruh jenjang madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Jakarta Selatan. OMI menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah mental kompetitif secara sehat.

Pembukaan OMI diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Supadi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan. Dalam laporannya, Supadi menegaskan bahwa OMI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik di bidang sains dan riset. “OMI bertujuan untuk menyediakan wahana pengembangan minat dan bakat dalam bidang sains dan riset, serta menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di kalangan siswa,” ungkap Supadi.

Lebih lanjut, Supadi menyampaikan bahwa OMI juga memberikan kesempatan kepada peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi hingga ke tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, para peserta yang mengikuti kompetisi ini memiliki peluang untuk menjadi duta Indonesia yang mampu membawa nama baik serta mengharumkan bangsa dan negara. “Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menjadi duta Indonesia yang membanggakan dan mengharumkan nama bangsa dan negara,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, Yunus Hasyim, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas tingginya partisipasi peserta didik madrasah dalam OMI 2026. Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 229.000 peserta OMI di seluruh Indonesia, sebanyak 829 peserta berasal dari wilayah Jakarta Selatan. Menurut Yunus, jumlah tersebut menunjukkan peningkatan partisipasi yang sangat signifikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini adalah panggung yang sangat mahal bagi saya bisa bertemu dengan anak-anakku se-Jakarta Selatan yang sangat berprestasi, menjadi utusan dari madrasahnya,” ujar Yunus Hasyim. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kemampuan belajar, menjaga sikap, serta tidak melupakan jasa guru dan orang tua. “Terus tingkatkan belajarnya dan jangan lupa untuk terus hormat kepada guru dan orang tua. Mudah-mudahan OMI bisa menjadi jalan terbaik bagi anak-anakku,” pesannya.

Yunus Hasyim juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk mengikuti OMI dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap para peserta terbaik dari Jakarta Selatan nantinya dapat melanjutkan perjuangan hingga ke tingkat nasional. “Sampai ketemu di Sumatera Utara untuk OMI tingkat Nasional di Kota Medan, untuk mengikuti final OMI,” pungkasnya. Semangat tersebut menjadi energi positif bagi kontingen MTsN 3 Jakarta untuk memberikan kemampuan terbaik, menjaga nama baik madrasah, dan berjuang meraih prestasi dalam OMI 2026.