Jakarta (Humas MTsN 3 Jakarta) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MTsN 3 Jakarta di tingkat internasional. Tim Riset MTsN 3 Jakarta berhasil meraih Gold Medal sekaligus Special Award pada ajang Borneo International Creativity Competition (BIICC) 2026 yang diselenggarakan oleh Malaysia Young Scientist Organization (MYSO) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS). Kompetisi yang berlangsung secara daring pada 19 Juni hingga 23 Juli 2026 tersebut diikuti oleh pelajar jenjang Junior High School dan Senior High School dari berbagai negara dengan beragam inovasi di bidang teknologi, lingkungan, kesehatan, budaya, pangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang beranggotakan Aura, Aira, dan Afika melalui karya inovatif berjudul “DaunPedia: Smart Medicinal Plant Identification Using TensorFlow.js for Accessible Herbal Knowledge in Smart Communities.” Inovasi ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan berbasis TensorFlow.js untuk membantu masyarakat mengenali berbagai tanaman obat secara praktis dan mudah diakses. Selain dinilai unggul hingga memperoleh Gold Medal, karya tersebut juga mendapat pengakuan khusus berupa Special Award atas nilai inovasi, kebermanfaatan, serta kontribusinya dalam mendukung pemanfaatan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani tim selama kurang lebih tiga bulan. Mulai dari penyusunan gagasan, pengembangan sistem, penyempurnaan penelitian, hingga persiapan presentasi dilakukan secara intensif di bawah pendampingan guru pembimbing, Muhamad Rijal dan tim. Ketekunan, kolaborasi, serta semangat belajar yang tinggi menjadi kunci keberhasilan tim dalam bersaing dengan peserta dari berbagai negara pada ajang bergengsi tersebut.
Mewakili tim, Aura mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi buah dari kerja keras, kekompakan, dan doa dari berbagai pihak yang senantiasa memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas amanah prestasi ini. Persiapan selama kurang lebih tiga bulan memberikan banyak pelajaran, mulai dari pentingnya kerja sama, kedisiplinan, hingga keberanian untuk terus mencoba dan memperbaiki hasil penelitian. Terima kasih kepada Bapak Muhamad Rijal selaku guru pembimbing, seluruh Bapak dan Ibu Guru MTsN 3 Jakarta, orang tua, serta semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan mengharumkan nama madrasah di tingkat internasional,” ujarnya.
Muhamad Rijal sebagai guru pembimbing menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan para peserta didik selama proses penelitian. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen yang dibangun bersama antara peserta didik dan pembimbing dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan madrasah. “Anak-anak menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Mereka mampu melewati setiap tahapan penelitian dengan penuh tanggung jawab, mulai dari pengembangan ide hingga pembuatan video presentasi terkait penelitiannya. Raihan Gold Medal dan Special Award ini membuktikan bahwa peserta didik madrasah memiliki potensi besar untuk berkompetisi di tingkat global apabila didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mencintai riset dan inovasi,” tuturnya.
Kepala MTsN 3 Jakarta, Muhamad Zubad, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Tim Riset MTsN 3 Jakarta. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari sinergi antara peserta didik, guru pembimbing, orang tua, serta seluruh warga madrasah dalam membangun budaya akademik yang unggul. “Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aura, Aira, Afika, beserta Bapak Muhamad Rijal atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Raihan Gold Medal dan Special Award pada ajang internasional merupakan bukti bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing secara global melalui karya yang inovatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga MTsN 3 Jakarta untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya riset, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi kemajuan pendidikan dan bangsa,” ungkapnya.
Prestasi yang diraih pada BIICC 2026 semakin memperkuat komitmen MTsN 3 Jakarta dalam mencetak generasi madrasah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui pembinaan yang berkesinambungan serta penguatan budaya riset dan inovasi, madrasah optimistis akan terus melahirkan peserta didik yang mampu mengukir prestasi di berbagai ajang nasional maupun internasional, sekaligus membawa nama baik madrasah, Kementerian Agama, dan Indonesia di kancah dunia.
